Bertanam ubi ubian

Bertanam dengan media cocopeat dan wadah karung berlubang adalah metode inovatif, hemat tempat, dan efisien, sangat cocok untuk lahan sempit atau urban farming. Ubi-ubian seperti ubi jalar atau ubi kayu (singkong) sangat potensial ditanam dengan metode ini. Berikut penjelasan lengkapnya:


🌱 Inovasi: "Karung Vertikal Ubi Berlapis Cocopeat"

🎯 Tujuan Inovasi:

  • Memaksimalkan panen ubi dalam lahan sempit
  • Menggunakan media tanam yang ringan, gembur, dan ramah lingkungan
  • Memanfaatkan karung bekas sebagai pot vertikal berongga

🔧 Bahan yang Dibutuhkan:

  1. Karung plastik bekas (karung beras, karung gula, dll.)
  2. Media tanam campuran:
    • Cocopeat (50%)
    • Kompos/kotoran ternak matang (30%)
    • Pasir atau tanah biasa (20%)
  3. Bibit ubi jalar atau ubi kayu (stek batang atau tunas akar)
  4. Pisau/cutter untuk membuat lubang
  5. Tali/tongkat bambu (jika butuh penopang vertikal)

🔨 Langkah-langkah Pembuatan:

1. Siapkan Karung:

  • Gunakan karung kuat ukuran sedang atau besar.
  • Buat lubang-lubang kecil (sekitar diameter 10 cm) di sisi samping karung dengan jarak sekitar 15–20 cm antar lubang.
  • Bagian atas karung dibiarkan terbuka sebagai media tanam utama.
  • Buat lubang kecil di bagian bawah untuk drainase air.

2. Siapkan Media Tanam:

  • Campurkan cocopeat, kompos, dan pasir/tanah.
  • Pastikan media lembab tetapi tidak becek.
  • Masukkan media tanam ke dalam karung sedikit demi sedikit sambil dipadatkan ringan.

3. Penanaman Bibit:

  • Untuk ubi jalar:
    • Gunakan stek batang sepanjang 15–20 cm.
    • Tancapkan stek di lubang-lubang samping dan bagian atas karung.
  • Untuk ubi kayu (singkong):
    • Gunakan potongan batang 25–30 cm, tanam satu batang di bagian atas karung.
    • Untuk hasil optimal, lubang samping bisa digunakan untuk tanaman lain (misal bayam, kangkung, daun bawang).

4. Perawatan Rutin:

  • Siram 1–2 kali sehari tergantung cuaca.
  • Tambahkan pupuk organik cair seminggu sekali.
  • Pastikan karung tidak terlalu basah agar tidak menimbulkan busuk akar.

5. Panen: kentang dsj mngkn jg bs

  • Ubi jalar siap panen sekitar 3–4 bulan.
  • Ubi kayu siap panen sekitar 6–9 bulan.
  • Panen bisa dilakukan dengan membuka karung atau mengeluarkan tanah pelan-pelan.

💡 Keunggulan Inovasi Ini:

✅ Hemat tempat (bisa vertikal)
✅ Karung bisa ditumpuk atau digantung
✅ Menggunakan bahan organik & daur ulang
✅ Ramah lingkungan
✅ Bisa jadi media edukasi untuk anak & warga kota


📌 Tips Tambahan:

  • Jika ingin lebih inovatif, lubang samping bisa ditanami sayuran pendek: kangkung, bayam, selada — jadi karungnya seperti "kebun bertingkat."
  • Bisa juga gunakan karung goni (lebih breathable) untuk variasi metode.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

REFORMASI JILID 2 - tata kelola negara berbasis digital TKN-BG

ALTERNATIF SOLUSI DARI BERBAGAI PERMASALAHAN BANGSA

Peluang Usaha Phyto Fresh Oil