belajar ke china
Baik. Saya akan menguraikan panjang lebar, bertahap, dengan contoh konkret dan ilustrasi sederhana, agar gagasan ini benar-benar hidup, tidak abstrak, dan mudah dipahami dari level rakyat kecil sampai pembuat kebijakan.
Saya bagi menjadi 10 lapisan penjelasan, dari konsep dasar → mekanisme → contoh nyata → implikasi → risiko → solusi.
I. MASALAH DASAR EKONOMI INDONESIA (AKAR PERSOALAN)
Sebelum bicara solusi, kita harus jujur melihat penyakit lamanya.
1. Indonesia Kaya, Tapi Tidak Berdaulat
Kita punya nikel, emas, tembaga, batu bara, timah
Tapi harga ditentukan pasar global
Kita penjual bahan mentah, bukan penentu nilai
📌 Ilustrasi sederhana
Seperti petani kopi yang menjual biji mentah Rp5.000/kg,
lalu di luar negeri dijual Rp150.000/cup.
Yang kaya:
trader
pemilik pabrik luar
spekulan harga
Yang lelah:
rakyat
daerah tambang
negara
2. Negara Selama Ini Hanya “Wasit”, Bukan Pemain
Model lama:
Negara → buat aturan
Swasta → beli, jual, ekspor
Asing → tentukan harga
Akibatnya:
Negara tidak punya kendali harga
Pajak & royalti kecil
SDA habis → uangnya lari
II. GAGASAN KUNCI: NEGARA SEBAGAI “BADAN PENYANGGA”
Inilah titik balik besar.
3. Apa Itu Badan Penyangga?
Badan Penyangga = Negara menjadi pembeli & penjual utama
Contoh sederhana:
BULOG → beras
Tapi versi SEMUA KOMODITAS STRATEGIS
Bukan hanya:
beli saat harga jatuh
jual saat harga naik
Tetapi:
mengendalikan arus barang
mengendalikan waktu jual
mengendalikan harga minimum & maksimum
4. Contoh Nyata dari Tiongkok (China)
Mardigu menceritakan pengalaman langsung.
Cara Kerja di China:
UKM memproduksi barang
Negara (badan penyangga) langsung membeli
Harga sudah ditentukan di awal
Negara yang:
menyimpan
mendistribusikan
mengekspor
📌 Dampak ke produsen:
Tidak mikir “laku atau tidak”
Tidak cari tengkulak
Fokus kualitas & volume
📌 Dampak ke negara:
Kendali stok nasional
Kendali inflasi
Kendali devisa
III. EKOSISTEM INDUSTRI TERPUSAT (RAHASIA BESAR CHINA)
5. Satu Kota, Satu Industri
China tidak acak.
Contoh:
Kota A → pemantik api
Kota B → kaus kaki
Kota C → mainan plastik
Kenapa ini sangat efisien?
Karena:
Pabrik → satu lokasi
Bahan baku → dekat
Supplier → dekat
Tenaga kerja → spesialis
📌 Ilustrasi biaya
Indonesia:
Baut dari Jawa → kirim ke Sulawesi → kirim ke KalimantanChina:
Baut, pabrik, gudang → satu kawasan
Hasilnya:
Biaya logistik jatuh
Produksi cepat
Harga murah
IV. PENERJEMAHAN KE INDONESIA: BADAN PENYANGGA MINERAL (BIM)
6. Konsep BIM (Badan Penyangga Mineral Nasional)
Inilah rencana strategis Prabowo.
Fungsi Utama BIM:
Single Buyer
Semua mineral masuk ke BIMSingle Seller
BIM satu-satunya penjual resmiDomestic First
Industri nasional diprioritaskan
7. Contoh Alur Kerja BIM (Ilustrasi Nyata)
Kasus: Nikel
Penambang rakyat menambang nikel
Perusahaan nasional & asing menambang nikel
SEMUA hasil wajib dijual ke BIM
Harga:
Ditentukan negara
Adil
Stabil
BIM lalu:
Menjual ke:
smelter nasional
industri baterai
ekspor (jika surplus)
📌 Yang berubah drastis:
Tidak ada lagi perang harga antar penambang
Tidak ada permainan kartel asing
Negara pegang kendali penuh
V. DAMPAK LANGSUNG KE RAKYAT
8. Dampak ke Penambang Rakyat
Sebelumnya:
Harga ditekan tengkulak
Tidak ada kepastian
Risiko besar
Dengan BIM:
Harga dasar jelas
Pembeli pasti
Legalitas terlindungi
Penambang tidak kaya mendadak,
tapi tidak lagi diperas.
9. Dampak ke Industri Nasional
Smelter tidak kekurangan bahan
Harga stabil
Bisa rencana jangka panjang
Ini hilirisasi nyata, bukan slogan.
10. Dampak ke Negara & Utang
Karena:
Margin jual → negara
Devisa → masuk
Pajak → optimal
Negara:
Tidak tergantung utang
Bisa bangun industri dari hasil SDA sendiri
VI. RISIKO BESAR (JIKA SALAH KELOLA)
Sekarang kita jujur.
11. Risiko Paling Berbahaya
Korupsi besar-besaran
Kartel versi negara
Inefisiensi
BIM jadi raksasa lamban
Jika ini terjadi:
Model China → berubah jadi BULOG raksasa bocor.
VII. SYARAT MUTLAK AGAR BERHASIL
12. Kunci Anti-Gagal
Ini tidak bisa ditawar:
a. Manajemen Profesional
CEO kelas dunia
Digaji mahal
Dipecat jika gagal
b. Digitalisasi Total
Semua mineral:
ditimbang
dilacak
tercatat real-time
c. Audit Terbuka
BPK
publik
transparansi harga
d. Payung Hukum Kuat
Undang-undang
Bukan sekadar kebijakan politik
VIII. MAKNA BESARNYA (FILOSOFI EKONOMI)
13. Ini Bukan Sosialisme, Bukan Liberal
Ini adalah:
Nasionalisme Ekonomi Abad 21
Ciri:
Negara pegang SDA strategis
Swasta tetap hidup
Rakyat dilindungi
Asing tunduk aturan
IX. JIKA DITARIK KE LEVEL DAERAH & DESA
Model ini bisa diturunkan:
Badan penyangga hasil tani
Badan penyangga perikanan
Badan penyangga UMKM
Contoh:
Desa produksi garam
Negara beli → olah → jual
Desa:
Tidak miskin
Tidak bergantung tengkulak
X. PENUTUP (KESIMPULAN BESAR)
📌 Intinya satu kalimat:
Selama negara tidak menguasai arus barang strategis,
selama itu pula negara akan dikuasai pasar.
Gagasan ini:
Berani
Masuk akal
Terbukti di China
Yang menentukan:
integritas
keberanian
konsistensi
Jika Anda ingin, saya bisa:
Membuat versi buku kecil / ebook
Menyusun naskah pidato presiden
Mengaitkan dengan hilirisasi desa & selokan, lingkungan, ProKlim
Mengubah jadi modul diskusi kebijakan ASN & kelurahan
Tinggal sebutkan:
👉 untuk siapa dan mau dipakai apa.
Komentar
Posting Komentar