20 sayuran
Video ini memberikan daftar lengkap mengenai 20 sayuran tahunan (perenial) yang cukup ditanam sekali namun dapat dipanen terus-menerus selama bertahun-tahun, layaknya pohon buah. Berikut adalah daftar sayuran yang disebutkan beserta penjelasan singkatnya:
Daftar 20 Sayuran "Tanam Sekali Panen Selamanya"
Jerusalem Artichoke (Sunroot): Menghasilkan umbi di bawah tanah dengan rasa perpaduan kentang dan kastanye air. Cukup sisakan sedikit umbi saat panen agar tumbuh kembali musim depan [01:51].
Horse Radish (Lobak Pedas): Tanaman akar yang sangat tangguh. Potongan akar kecil yang tertinggal di tanah akan tumbuh menjadi tanaman baru [03:45].
Sweet Potato Vine (Daun Ubi Jalar): Selain umbinya, daunnya yang kaya nutrisi bisa dimakan terus-menerus. Tanaman ini mudah tumbuh kembali dari potongan batang [05:30].
Asparagus: Investasi jangka panjang. Setelah mapan di tahun ketiga, satu bedeng asparagus bisa dipanen hingga 15-20 tahun [07:16].
Rhubarb: Tanaman berbatang merah dengan rasa asam segar. Bisa terus menghasilkan hingga lebih dari 10 tahun [08:51].
Tree Collards (Perennial Kale): Tumbuh tinggi seperti semak dan bisa hidup hingga 20 tahun, memberikan daun segar setiap beberapa minggu [10:12].
Egyptian Walking Onion: Bawang unik yang "berjalan" karena umbi di ujung batangnya akan menunduk ke tanah dan berakar menjadi tanaman baru [11:49].
Malabar Spinach (Bayam Malabar): Tanaman merambat tropis yang tahan panas. Sulurnya akan menanam kembali secara alami melalui biji yang jatuh [13:13].
Chayote (Labu Siam): Tanaman merambat yang sangat produktif. Sekali tanam, akarnya tetap hidup dan akan tumbuh kembali setiap tahun [14:58].
Okinawa Spinach: Tanaman rendah berwarna hijau-ungu yang kaya antioksidan dan tumbuh sepanjang tahun di iklim hangat [16:31].
Moringa (Kelor): Dikenal sebagai "pohon ajaib". Daunnya sangat bergizi dan semakin sering dipangkas, pertumbuhannya semakin cepat [18:42].
Sorrel (Rosel/Jamaican Sorrel): Daunnya berasa lemon dan kelopak bunganya bisa dijadikan minuman herbal kaya vitamin C [20:32].
Perennial Spinach (Bayam Brasil/Suriname): Penutup tanah yang bisa dimakan, tumbuh subur sepanjang tahun di daerah tropis tanpa perlu ditanam ulang [22:13].
Taro (Talun/Keladi): Membangun sistem akar dalam yang stabil dan akan tumbuh kembali lebih kuat setiap tahun setelah panen [23:49].
Winged Bean (Kecipir): Hampir seluruh bagiannya (polong, daun, bunga, akar) bisa dimakan dan tanaman ini membantu menyuburkan tanah [25:54].
Cassava (Singkong): Tanaman penyintas yang umbinya bisa tetap segar di dalam tanah selama berbulan-bulan sampai Anda siap memanennya [27:43].
Arrowroot (Garut): Menghasilkan rimpang penghasil tepung berkualitas tinggi dan rimpang yang tertinggal akan tumbuh kembali setiap tahun [29:10].
Ceylon Spinach (Bayam India): Tanaman merambat yang sangat tahan panas dan menghasilkan daun tebal yang kayak zat besi [30:42].
Rebung Bambu: Beberapa jenis bambu menghasilkan tunas muda yang bisa dipanen selamanya setelah rumpunnya mapan [32:09].
Chaya (Tree Spinach): Tanaman ajaib dari Amerika Tengah yang tumbuh seperti pohon kecil. Sangat tahan banting dan kaya protein [33:32].
Tips Berkebun Berkelanjutan
Video ini juga menekankan pentingnya tanaman pendamping untuk menjaga ekosistem kebun, seperti:
Menanam kemangi (basil) atau marigold untuk mengusir hama secara alami [11:28].
Menggunakan serai atau jahe untuk memperbaiki kesehatan tanah dan mengusir serangga [17:40].
Menanam jenis-jenis sayuran ini adalah investasi cerdas untuk ketahanan pangan keluarga karena meminimalisir biaya benih dan tenaga kerja di masa depan.
URL Video: https://www.youtube.com/watch?v=1GoBwHsXE9Q
Komentar
Posting Komentar