Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Jamur

Saya jawab khusus konteks Madiun (panas, lembap, rumah/pekarangan, bukan pabrik), dengan pendekatan praktis + realistis . Keempat jamur ini MEMANG cocok di Madiun , tinggal beda media, suhu, dan pola rawat . 🌱 1️⃣ JAMUR TIRAM (PALING MUDAH & PALING AMAN) 🔹 Kondisi Ideal (Madiun cocok) Suhu: 24–32°C Kelembaban: 70–90% Cahaya: redup Lokasi: emperan, belakang rumah, kumbung bambu 🔹 Media Serbuk gergaji Dedak halus Kapur ➡️ Baglog siap tanam (disarankan pemula) 🔹 Cara Budidaya Singkat Susun baglog berdiri / tidur Buka mulut baglog Semprot air 2× sehari Panen mulai 7–10 hari Panen bisa 5–7 kali 🔹 Hasil 1 baglog → ±0,7–1 kg Pasar luas (pasar tradisional & warung) 🌿 2️⃣ JAMUR KUPING (TAHAN PANAS & MINIM RAWAT) 🔹 Kondisi Ideal Suhu: 26–35°C Kelembaban: tinggi Cahaya: tidak masalah Cocok tanpa bangunan tertutup 🔹 Media Kayu sengon / baglog serbuk 🔹 Cara Budidaya Rendam media sebelum tanam Gantung / susun terbuka Siram 1–2× se...

LIMBAH PEPAYA BUSUK : DARI MASALAH MENJADI MESIN UANG

🌱 LIMBAH PEPAYA BUSUK: DARI MASALAH MENJADI MESIN UANG 1. Masalah Lapangan yang Nyata Di sentra pepaya, limbah pepaya busuk bisa mencapai 5–8 kuintal per hari , terutama saat: Harga anjlok Pasar tidak menyerap Buah overripe Biasanya pepaya ini: Dibuang Menimbulkan bau Mencemari lingkungan & kolam Menjadi sumber konflik sosial ➡️ Padahal di sinilah “tambang emas”-nya. 💰 2. Lonjakan Nilai Ekonomi (Value Added) Bentuk Harga Pepaya segar (jatuh harga) Rp1.000–2.000/kg Pupuk cair fermentasi Rp20.000–40.000/liter Konversi 1 kg pepaya ≈ 1 liter pupuk 🔹 Artinya: 1 ton pepaya busuk → Rp20–40 juta Dengan lahan binaan ±15 ha → potensi ratusan juta/bulan ➡️ Ini bukan teori , tapi sudah dipraktikkan. 🧪 3. FORMULA PUPUK CAIR “MANIS – MERAH – RENYAH” Bahan Utama (1:1) Pepaya busuk (utuh) Kotoran ternak (kohe) Urine ternak (kambing / kelinci) Booster Kualitas Tepung kalsium (±20%) Dari cangkang telur / tulang sotong Fungsi: Mencegah bunga rontok Buah lebih padat & keras Katalis hortikultur...

pertanian terintegrasi

INTI GAGASAN VIDEO (VERSI STRATEGIS) Video ini bukan sekadar cerita sukses , tetapi menunjukkan model pertanian–peternakan–perikanan terintegrasi (closed loop system) , di mana: Tidak ada limbah yang terbuang — semuanya menjadi input bagi usaha lain. Singkong → pabrik tapioka → limbah → pakan ternak Ternak → kotoran → pupuk & nutrisi kolam Kolam → air kaya nutrisi → pupuk cair tanaman Tanaman → daun & limbah → pakan ternak lagi Inilah kunci “lonjakan nilai” , bukan sekadar tanam singkong. 1. SINGKONG: FONDASI EKOSISTEM (BUKAN SEKADAR PANEN) Kesalahan umum petani: Tanam rapat (30–50 cm) Kejar jumlah batang, bukan kualitas umbi Pendekatan video: Jarak tanam 1 × 1 meter Fokus daun rimbun → fotosintesis maksimal → umbi besar Target ±10 kg/pohon Potensi 100 ton/hektar (dengan manajemen air & pupuk) 👉 Catatan penting: Angka ini bisa tercapai , tetapi: Harus varietas unggul Air tersedia stabil Tanah sehat (organik tinggi) Singkong di sini berfungsi ganda : Produk jual Sumber pak...

Ayam Kuntara

Dari Wartawan Jadi Peternak Ayam Kuntara Telur Banyak – Badan Besar – Peluang Pasar Menjanjikan Video ini mengisahkan perjalanan inspiratif Pak Fachrul Razi , pensiunan wartawan harian Republika yang menetap di Sleman, Yogyakarta , dan sukses menekuni usaha peternakan Ayam Kuntara . Ayam ini kini menarik perhatian banyak peternak karena memiliki keunggulan ganda : performa pedaging sekaligus produktivitas telur yang tinggi. 1. Keunggulan Utama Ayam Kuntara Ayam Kuntara dikenal sebagai ayam dwifungsi unggulan , berada di antara ayam pedaging dan ayam petelur. 🔹 Fisik & Pertumbuhan Tubuh besar, gemuk, bulu tebal , kaki relatif pendek Penampilan mendekati ayam broiler / baret rock Lebih “berisi” dibanding ayam KUB, Sentul, atau ayam kampung biasa 🔹 Produktivitas Pedaging : Umur ±8 minggu bobot mencapai 0,9–1,2 kg Petelur : Mulai bertelur umur ± 5,5 bulan Masa produktif bisa mencapai ±2 tahun Ukuran telur besar, mendekati telur ayam ras 🔹 Ketahanan Daya tahan penyakit baik , setara...

spirulina sayur herba

Ringkasan Eksekutif Webinar SUPERFOOD GREEN & BLUE SPIRULINA: Rahasia Bugar & Awet Muda Diselenggarakan oleh Yayasan Upakara Bioenzim Nusantara (Akhir 2025) Webinar ini menegaskan bahwa spirulina bukan sekadar suplemen , tetapi komoditas strategis masa depan yang menyentuh kesehatan masyarakat, pangan berkelanjutan, ekonomi hijau, hingga energi terbarukan . 1. Spirulina sebagai Superfood Masa Depan Spirulina adalah mikroalga fotosintetik bersel tunggal dengan kepadatan nutrisi yang sangat tinggi. Karena efisiensi biologisnya, spirulina disebut sebagai superfood unggulan: 1 gram spirulina ≈ nutrisi 1 kg sayur & buah Kandungan protein 60–70% (sangat jarang di alam) Mudah dicerna & bioavailabilitas tinggi Ini menjadikannya solusi pangan fungsional untuk: Pencegahan stunting Pemulihan pasca sakit Gizi masyarakat perkotaan & pedesaan 2. Perbedaan Green Spirulina vs Blue Spirulina 🟢 Green Spirulina Bentuk alami spirulina Kaya: Protein Klorofil Vitamin B kompleks Fu...

Pembuatan CURD Sehat – Belajar dari Akademisi dan Praktisi

Pembuatan CURD Sehat – Belajar dari Akademisi dan Praktisi Yayasan Upakara Bioenzim Nusantara Rekaman Webinar | 22 November 2025 📺 Ditayangkan: 16 Desember 2025 👥 Penonton: ±206 🔔 Channel: Upakara Bioenzim (172 subscriber) Narasumber Prof. Dr. Ratu Safitri Guru Besar Mikrobiologi – Universitas Padjadjaran Sugeng Waluyo Praktisi Curd – Upakara Bioenzim Nusantara 🎤 Moderator: Musa Tanaya 1. Apa Itu Curd (Kurd)? Curd adalah produk fermentasi susu tradisional yang terbentuk dari proses penggumpalan protein kasein oleh aktivitas bakteri asam laktat (Lactobacillus) . Karakteristik utama: Tekstur padat lembut (mirip kembang tahu) Rasa asam ringan alami Proses pembuatan sederhana dan alami Sudah lama dikonsumsi secara tradisional di India Perbedaan dengan Yogurt dan Kefir Produk Ciri Utama Curd Fermentasi sederhana, bakteri lebih sedikit, tekstur lembut Yogurt Strain bakteri tertentu, rasa lebih asam Kefir Lebih kompleks (bakteri + ragi), rasa tajam 2. Manfaat Kesehatan Curd Berdasarka...

Peranan Probiotik dalam Pola Makan Sehat

Peranan Probiotik dalam Pola Makan Sehat Webinar Yayasan Upakara Bioenzim Nusantara Sabtu, 30 Agustus 2025 Webinar bertajuk “Peranan Probiotik dalam Pola Makan Sehat” ini diselenggarakan oleh Yayasan Upakara Bioenzim Nusantara dan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Endang Sutris Rahayu, MS , Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai pembicara utama. Acara dimoderatori oleh Musa Tanaja dan bertujuan memberikan pemahaman ilmiah sekaligus praktis mengenai peran probiotik dalam menjaga kesehatan tubuh melalui pola makan yang tepat. Hakikat Probiotik Prof. Endang menjelaskan bahwa probiotik adalah mikroorganisme hidup , baik berupa bakteri maupun ragi, yang bila dikonsumsi dalam jumlah cukup dapat memberikan manfaat kesehatan bagi manusia. Namun, tidak semua mikroba dapat disebut probiotik. Suatu mikroorganisme harus memenuhi syarat tertentu, yaitu memiliki identitas strain yang jelas, aman dikonsumsi, tetap hidup saat mencapai saluran cerna, serta telah terbukti ...

black garlic bawang hitam tunggal

Ringkasan Mendalam Black Garlic (Bawang Hitam) Black Garlic atau bawang hitam merupakan hasil fermentasi bawang putih segar melalui proses pemanasan dan kelembapan terkontrol dalam waktu tertentu. Proses ini bukan sekadar pengeringan, melainkan fermentasi yang memicu reaksi Maillard , yaitu reaksi kimia antara asam amino dan gula pereduksi. Reaksi ini menyebabkan perubahan signifikan pada bawang putih, baik dari segi warna, tekstur, aroma, rasa, maupun kandungan gizinya. Secara fisik, Black Garlic memiliki warna hitam pekat, tekstur lunak dan lembut menyerupai agar-agar, serta rasa cenderung manis dan tidak menyengat. Perubahan ini membuat Black Garlic lebih mudah dikonsumsi dibanding bawang putih mentah. Sejarah dan Penggunaan Tradisional Black Garlic telah digunakan sebagai obat tradisional selama ribuan tahun , terutama di wilayah Asia Timur seperti China, Jepang, dan Korea, diperkirakan sejak lebih dari 4.000 tahun yang lalu. Di kawasan Eropa, bawang ini juga telah dikenal sebagai...

usaha keluarga rumah tangga

1️⃣ Pakan Ayam Kampung Fermentasi Modal ± Rp300.000 → Potensi Rp6–15 juta/bulan Inti Konsep Mengolah pakan ayam kampung dengan metode fermentasi agar: Lebih murah Lebih bernutrisi Ayam tumbuh cepat & sehat Bisa dijual sebagai produk pakan siap pakai Bahan Utama Dedak/bekatul Jagung giling Ampas tahu / singkong EM4 / ragi fermentasi Molase / gula merah Air bersih Proses Singkat Campur bahan kering Larutkan EM4 + molase Siram & aduk rata Fermentasi 3–5 hari (tertutup) Siap pakai / jual Sumber Keuntungan Hemat biaya pakan sendiri Jual pakan fermentasi ke peternak lain Margin tinggi karena bahan lokal murah Kunci Sukses Takaran fermentasi tepat Bau tidak busuk (aroma tape) Jaga kebersihan & kelembapan 2️⃣ Panen Sayur Hidroponik dari Rumah Modal ± Rp300.000 → Potensi Rp20 juta/bulan Inti Konsep Menanam sayuran tanpa tanah (hidroponik) di rumah/lahan sempit: Panen cepat (20–30 hari) Bisa tanam bertahap Pasar luas & stabil Jenis Sayur Unggulan Selada Pakcoy Kangkung Bayam Sa...

udang vename

RINGKASAN POIN PENTING BUDIDAYA UDANG VANAME MINI FARM (Dari nol sampai panen, versi ember / mini farm) 1️⃣ Konsep Dasar: Kenapa Bisa di Ember? Kunci budidaya udang bukan kolam besar , tapi air yang stabil + oksigen cukup . Ember justru lebih gampang dikontrol : perubahan air cepat terlihat. Cocok untuk pemula, risiko kecil, modal bertahap. 👉 Intinya: ember = tambak mini tertutup. 2️⃣ Jenis Air: HARUS ASIN ATAU BISA AIR TAWAR? Ini pertanyaan paling penting, dan jawabannya tidak boleh disalahpahami . Jawaban singkat: ❌ BUKAN air tawar m️ ✅ AIR PAYAU BUATAN 📌 Penjelasan jujur ala lapangan: Udang vaname BUKAN lobster air tawar . Vaname tetap butuh kandungan garam , meskipun kecil. Di sistem mini farm: Air sumur / PDAM DITAMBAH garam non-yodium Jadi air payau buatan 📏 Standar aman: Salinitas ideal: 15–25 ppt Praktisnya: 15 gram garam / 1 liter air = 15 ppt ⚠️ Kalau 100% air tawar (tanpa garam) : Udang stres Gagal moulting Pertumbuhan lambat Mortalitas tinggi 📌 Jadi tidak bisa disamakan...

Limbah sampah Langonsari

Inovasi yang dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih Langonsari ini adalah contoh luar biasa dari penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa. Mengubah 1 ton limbah makanan menjadi 50 liter etanol dan 950 liter kompos nano bukan sekadar pengelolaan sampah, melainkan penciptaan nilai ekonomi baru. Berikut adalah beberapa poin menarik yang bisa kita bedah dari model bisnis berkelanjutan ini: Potensi Inovasi Produk Efisiensi Tinggi: Rasio konversi yang disebutkan menunjukkan pemanfaatan limbah yang hampir sempurna (100% dari input diolah menjadi produk berguna). Diversifikasi Energi & Pertanian: Dari satu sumber (food waste), koperasi mampu menyuplai dua sektor sekaligus: energi (bioetanol untuk BBN) dan pertanian (kompos nano untuk kesuburan tanah). Hilirisasi Produk: Keberadaan unit Refill Parfum menunjukkan bahwa etanol yang dihasilkan sudah mencapai tingkat kemurnian yang cukup tinggi (grade industri/kosmetik). Dampak Ekonomi & Lingkungan | Komponen | Manfaat Bagi Desa...

Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) untuk mendorong produk desa menembus pasar ekspor.

Video tersebut membahas tantangan dan upaya yang dilakukan oleh Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) untuk mendorong produk desa menembus pasar ekspor. Berikut adalah poin-poin utama dari diskusi tersebut: 1. Tantangan Utama: Logistik dan Kesesuaian Pasar Biaya Logistik Mahal: Sebagai negara kepulauan, biaya logistik menjadi hambatan besar yang membuat harga produk lokal kurang kompetitif dibandingkan barang impor [ 05:42 ]. Ketidakcocokan (Mismatch): Seringkali produk didorong ke pasar tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan atau permintaan pembeli di luar negeri [ 00:38 ]. 2. Strategi Pengembangan Produk (3K & Hilirisasi) Prinsip 3K: Produk harus memenuhi faktor Kualitas, Kapasitas, dan Kontinuitas agar bisa diterima secara konsisten oleh pasar internasional [ 04:53 ]. Hilirisasi: APUDSI mendorong pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi (seperti tempe atau produk kemasan) untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi [ 03:24 ]. Pendampingan Peru...

sulapan elit global

Saya akan menguraikan narasi video ini secara komprehensif, berlapis, dan kritis , agar tidak berhenti di level “teori konspirasi”, tetapi menjadi kerangka berpikir strategis yang bisa Anda gunakan untuk membaca pasar, mengelola risiko, dan tidak menjadi korban euforia massal. Saya bagi menjadi 5 lapisan analisis + contoh konkret + penyeimbang (counter-analysis) + kerangka sikap cerdas bagi investor ritel . I. METAFORA “TRIK SULAP” WALL STREET — PSIKOLOGI MASSA 1. “Tangan Kiri”: Emas & Perak yang Bersinar Dalam dunia sulap: Tangan kiri dibuat bergerak mencolok Tangan kanan melakukan aksi sebenarnya Dalam narasi video: Kenaikan emas & perak → sorotan media, YouTube, influencer Publik: FOMO “Safe haven!” “Inflasi akan meledak!” 📌 Psikologi yang dimainkan: Ketakutan kehilangan daya beli Trauma krisis masa lalu Narasi “perlindungan” Saat emosi kolektif naik, rasionalitas turun. 2. “Tangan Kanan”: Exit Likuiditas Besar Wall Street tidak bisa keluar diam-diam dari posisi bes...